June 12, 2020

Pemain Persib Bandung Harus Berani Tolak Orang Lain

Gelandang Persib Bandung berdarah Swedia, Omid Nazari, sangat berharap kompetisi Liga 1 2020 bisa segera dipastikan kelanjutannya.

Sebagaimana diketahui, PSSI sudah memberi sinyal akan kembali menggelar kompetisi mulai September, namun belum memastikan kembali hal tersebut.

Menurut Nazari, liga bisa digelar secara aman dengan segala prosedur untuk menjaga keamanan tim, selama pandemi virus corona ini.

“Saya selalu berharap liga bisa kembali dilanjutkan, dan kami [tim Persib] bisa bertemu lagi secepatnya,” ungkap sosok yang mengantongi paspor Filipina itu.

Liga Eropa bisa menjadi contoh bagaimana sepakbola dijalankan meski wabah virus corona masih merajalela, termasuk kompetisi Swedia yang baru dimulai kembali pekan ini.

“Hari Minggu (13/6)  ini, kompetisi Allsvenskan di Swedia akan dilanjutkan. Beberapa liga Top Eropa juga mulai kembali bertanding. Jadi, kita harus memiliki aturan baru dan ketat mengenai pertandingan sepakbola di masa seperti ini,” tutur Nazari.

Sementara itu, pelatih Robert Alberts yang sering mengisyaratkan bahwa Indonesia semestinya bisa meniru Eropa, sudah mengimbau para pemainnya untuk disiplin menjaga protokol kesehatan.

Pelatih asal Belanda itu meminta pemain untuk tidak segan memberikan jarak kepada orang asing. Pamor pemain, menurut Robert, memberikan risiko untuk mereka jika tak bisa tegas menjaga diri.

“Kami juga akan memastikan apa yang harus dilakukan oleh pemain ketika di luar lapangan, atau stadion. Karena populer, saat berada di ruang publik memungkinkan satu atau dua orang akan dekati mereka,” urai Robert.

“Ini sangat penting. Pemain bisa secara sopan menolak untuk berdekatan. Karena menjaga jarak masuk ke dalam aturan, termasuk untuk membawa masker dan hand sanitizer. Ini semua demi menjaga semuanya dari terpapar gelombang kedua.”